Rabu, 23 Agustus 2017 10:21:43 WIB Dilihat : 143 kali

Berkat ketekunan serta rasa ingin mencoba mengantarkan salah satu Mahasiswa biologi untuk mecicipi kegiatan akademik berupa presentasi oral dalam Seminar nasional XIV yang diselenggarakan oleh Pendidikan Biologi FMIPA UNS. Event rutin tersebut sudah terselenggara sebanyak 14 kali, dan kembali dihelat pada 5 Agustus 2017. Sentra lokasi seminar dan kegiatan lain berlokasi di FKIP Universitas Negeri Sebelas Maret.

Dari tahun ketahun berbagai isu menjadi bahasan dalam seminar nasional Pendidikan biologi FMIPA UNS,tahun ini mengangkat tema “Peningkatan daya saing bangsa melalui penguatan SDM berbasis pemanfaatan SDA dan kearifan lokal secara Kompetitif”.

Salah satu rangkaian kegiatan yang ada didalamnya adalah call peaper. Panitia memberikan kesempatan kepada pendidik, akademisi, peneliti, maupun mahasiswa yang yang berkecimpung dibidang biologi, sains, lingkungan, dan pembelajaranya untuk dapat memaparkan hasil penelitian, praktek, dan pemikiranya. Tawaran berbagai isu dalam presentasi oral adalah :

Pembelajaran sains terpadu di SD dan SMP, pembelajaran biologi di SMA, pendidikan sains di perguruan tinggi, pendidikan biologi di Perguruan tinggi, Zoologi, Botani, Ekologi dan Lingkungan, Mikrobiologi dan Biotekniologi, Genetika dan biologi Molekuler, Biologi terapan dan Biokimia

Tulisan berjudul Inventarisasi jamur makroskopis di Cagar Alam Nusakambangan Timur kabupaten Cilacap jawa Tengah, yang ditulis oleh Pratama Bimo P berhasil lolos menjadi salah satu diantara ratusan judul. Kemudian pada sesi kedua di presentasikan dalam kelas bersama dengan 5 presenter lain.

Teknis penyelenggaraan seminar nasional terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama adalah seminar pada pagi hari hingga pukul 12.00 WIB. Kemudian dilanjutkan kembali sesi kedua adalah presentasi oral, dimana pemakalah akan memaparkan presentasi dalam satu ruang kelas.

Pada giliranya, presentasi langsung disampaikan oleh Bimo sapaan untuk Mahasiswa Biologi tersebut dalam durasi waktu 15 menit. Kemudian dilanjutkan diskusi yang dipandu oleh moderator dari panitia penyelenggara. Respon pertama dilayangkan oleh dosen UMS yang menanyakan apakah jamur yang diinventarsisasi termasuk jamur yang dapat dikonsumsi atau tidak. Selain berupa pertanyaan,tanggapan pun datang dalam bentuk apresiasi oleh peneliti dari Balai Besar Penelitian dan pengembangan Bioteknologi dan pemuliaan Tanaman Hutan.

Kegiatan semacam itu menjadi kesempatan yang baik bagi seorang Mahasiswa, karena dapat bertemu dengan para ahli di bidang biologi maupun terapanya. Pengalama dan diskusi secara langsung dapat menumbuhkan motivasi, tak jarang momen seperti itu pula menjadi langkah untuk memperluas jaringan dengan berbagai pihak. Terlebih peserta seminar maupun pemakalah hadir dari berbagai latar belakang. Mulai dari pegawai, peneliti,guru, dosen, maupun praktisi.

Ditulis oleh :

M. Nur Z

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom