Dua Tim BIOLASKA UIN SUKA Sabet Juara 2 & 3 Nasional Jambore Capung Indonesia III

Jambore Capung Indonesia III 2019 dengan tema “Capung dalam Upaya Pelestarian Budaya dan Lingkungan Hidup” menjadi moment memperkenalkan kedekatan capung dengan alam. Terlaksana selama 3 hari dari tanggal 26-28 Juli 2019 di Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi dan DAS Kawasan Banyuwangi. Kegiatan dibuka oleh Rektor UNTAG Banyuwangi di Auditorium UNTAG. Peserta yang hadir lebih dari 60 orang dan tidak hanya dari Banyuwangi tetapi juga dari luar Pulau Jawa dan berskala nasional.
Jambore Capung Indonesia yang sudah berlangsung di daerah Banyuwangi itu adalah jambore yang ketiga. Sebelumnya pada Jambore Capung Indonesia II, terlaksana di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyelenggara Jambore Capung Indonesia II ialah mahasiswa UIN Sunan Kalijaga tepatnya KS BIOLASKA dan Water Forum Kalijaga bekerja sama dengan IDS, Capung Indonesia, PPBJ, Kutilang Indonesia, Bisa Indonesia, dan Kopi Sulingan.
Delegasi dari BIOLASKA UIN Sunan Kalijaga berjumlah 6 orang terdiri dari 2 tim. Berikut beberapa nama delegasi yang berpartisipasi dalam Jambore Capung Indonesia III adalah Raafi Nur Ali, Febriyan Eka Tama, Bela Prapitasari, Risti Zahroh, Aulya Nidaur Rahmah, Alfin Galih Wijayanto (alumni).
Kegiatan dibuka dengan acara seminar nasional dengan peserta siswa, mahasiswa, dan umum. Pembicara pertama adalah Drs. Hasan Basri, M. Pd (Wakil Ketua Dewan Kesenian Blambangan dan Ketua Lembaga Masyarakat Adat Osing) “Peran Capung dalam Kebudayaan Masyarakat Banyuwangi”. Pembicara kedua, Prigi Arisandi, S. Si, M.Si (Executive Director ECOTON) “Capung dan Perubahan Lingkungan”. Pembicara terakhir, Dr. Suputa UGM (Dosen Hama & Tanaman Fak. Pertanian Univ. Gadjah Mada, Anggota Entomological Society of Indonesia/PEI) “Capung dan Pertanian”. Kegiatan selanjutnya adalah launching buku UNTRING Dragonflies of Banyuwangi.
Rangkaian kegiatan berikutnya adalah perlombaan Dragonfly Race. Terdapat tiga perlombaan untuk memeriahkan kegiatan tersebut yaitu lomba fotografi, LKTI, dan Dragonfly Race.
Dari perlombaan Jambore Capung Indonesia III, 2 tim BIOLASKA UIN Sunan Kalijaga melibas peserta lain dan mendapat juara II dan III pada kejuaraan Drangonfly Race dari Kelompok Studi BIOLASKA. Juara II sekaligus mendapat, Reward Tim Terheboh yaitu Raafi Nur Ali (Pendidikan Biologi 15), Febriyan Eka Tama (Biologi 16), Bela Prapitasari (Biologi 17) dan Juara III yaitu Alfin Galih Wijayanto (Biologi 11), Aulya Nidaur Rahmah (Biologi 17), Risti Zahroh (Biologi 17). Para juara mendapatkan piagam penghargaan, uang tunai, dan sejumlah hadiah lainnya.
Dragonfly Race adalah lomba yang ada dalam acara Jambore Capung Indonesia III, para peserta yang mengikutinya akan ditujukan pada tempat yang sudah ditentukan. Dalam Dragonfly Race para peserta akan mencatat perjumpaan spesies capung beserta jumlahnya. Data perjumpaaan yang diperoleh dicatat pada tally sheet yang sudah disediakan oleh panitia. Kemudian setiap kelompok membuat 10 skesta capung beserta keterangan morfologinya. Penilain terakhir Dragonfly Race adalah kuis yang meliputi pengetahuan identifikasi capung, sosial budaya, dan pengetahuan umum. Total penilaian dari lomba Dragonfly Race adalah jumlah spesies capung yang dijumpai dimana terdapat spesies kunci (hanya panitia yang tau), sketsa, dan kuis.
Penulis: Raafi Nur Ali & Aulya Nidaur Rahmah