Kenali Potensi dibalik Gunung Merapi dan Rutinan WCF Yogyakarta

Foto : Jajaran TNGM dan WCF Yogyakarta berfoto Bersama selepas acara
Wildlife Conservation Forum (WCF) Yogyakarta kembali menggelar pertemuan bulanan. Kali ini berbarengan dengan agenda Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) yang sekaligus menjadi tuan rumah edisi April 2019. Berlangsung (13/4/2019) di Joglo-semar Wisata Kali Kuning sejak pukul 09.00 s.d 13.00 WIB.
WCF merupakan suatu forum paguyuban yang terdiri dari para akademisi, LSM, pemerhati, praktisi, serta pegiat konservasi yang bertujuan bersama-sama bahu membahu melestarikan hidupan liar di alam. Menjadi suatu kebanggaan karena salah satu unsur yang ambil bagian dalam forum tersebut yaitu BIOLASKA dan Mahasiswa Biologi UIN SUKA.
“Pertemuan seperti ini, merupakan rutinitas yang harus dijaga konsistensinya, sebagai ajang mempererat silaturahmi antar anggota. Bervariasinya anggota WCF yang berasal dari berbagai kalangan, sangat perlu agenda rutin bertatap muka“ Sahut ketua WCF Dr. M. Imron, S.Hut, M.Sc dalam sambutanya.
Pertemuan sebelumnya terselenggara di beberapa tempat seperti WRC Kulon Progo, kemudian di Atmajaya Yogyakarta, dan BIOLASKA UIN SUKA pada Maret lalu.Acara di UIN SUKA bersamaan dengan Ekspose hasil EKSPEDISI BIOLASKA di Bawean.
Acara dibuka secara langsung oleh kepala TNGM, Dalam kesempatan itu beliau menyampaikan apresiasi terhadap WCF, dan berharap dalam waktu dekat akan bersambung kerja bersama melestarikan hidupan liar di kawasan TNGM. “Kehati bersumber dari kawasan konservasi salah satunya Taman Nasional. Banyak satwa liar yang menjadi Key species di TNGM, seperti Elang Jawa, Macan Tutul, Lutung Jawa, yang kesemuanya perlu dilakukan konservasi sebaik mungkin”.
Ada 2 materi dalam pertemuan yang digelar oleh TNGM, pertama “MENUJU 10 Tahun : Erupsi Merapi” oleh : Bpk Dr.Agus Dwi Santoso (Kepala seksi gunung merapi dari BPPTKG). Dan materi kedua adalah “Konservasi dan pengamatan spesies kunci TNGM Elang Jawa” disampaikan oleh Bpk.Irwan Atmoko (PEH TNGM).
Pada Sesi terakhir, dibuka diskusi WCF, yang secara langsung dipimpin oleh Dr. M. Imron, S.Hut, M.Sc mendiskusikan rencana kegiatan 3 bulan kedepan, penentuan host, serta informasi kegiatan yang akan berlangsung di Yogyakarta. Diantaranya kegiatan Kongres Primata Internasional, kemudian pertemuan pemerhati Owl Indonesia, dan kegiatan dari Kelompok Studi Satwa Liar FKH UGM. Sesi terakhir pengumuman lomba desain logo WCF, desain web WCF, serta pemaparan rencana capasity building bagi anggota WCF (MNZ)