Pelatihan Profesionalisme Biologi " Aplikasi Teknologi Nuklir untuk Pemuliaan Tanaman"

Prodi Biologi melaksanakan kegiatan Pelatihan Profesionalisme Mahasiswa keempat belas pada tanggal 06 November 2021dengan tema Peran Teknologi Nuklir untuk Pemuliaan Tanaman Pangan dengan narasumber pada pelatihan ini yaitu Bapak Wijaya Murti Indriatama, S.P., M.Si selaku Peneliti BATAN Lebak Bulus. Kegiatan dimulai pukul 09:00 yang dilakukan secara daring via Zoom. Kegiatan dibuka dengan pembacaan susunan acara oleh saudari Nur Fiddarayni, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Acara kembali dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Prodi Biologi, Ibu Najda Rifqiyati, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, Kaprodi Biologi berharap mahasiswa dan alumni yang mengikuti acara ini dapat menyerap ilmu yang disampaikan oleh narasumber dengan baik.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan CV narasumber oleh Bu Dian Aruni Kumalawati, M.Sc dan dilanjut pemaparan materi oleh narasumber. Narasumber membuka materi dengan penjelasan tentang nuklir yaitu bagian terkecil dari atom yang memiliki massa dan menghasilkan radiasi yaitu reaksi inti atom atau reaksi nuklir sekaligus bahaya dan manfaat yang dihasilkan secara umum. Teknologi nuklir dapat diaplikasikan dalam bidang pertanian secara umum melalui Teknik Iradiasi dan Teknik Perunut salah satunya penggunaan aplikasi isotop untuk tanaman obat yang bertujuan untuk mengidentifikasi bahan aktif didalamnya. Sedangkan untuk bidang pertenakan dapat menggunakan aplikasi isotop dan radiasi untuk kesehatan ternak yang bertujuan membuat vaksin. Selanjutnya narasumber menjelaskan mengenai induksi mutasi untuk pemuliaan tanaman agar dapat meningkatkan keberagaman genetik tanaman.

Pemuliaan mutasi di Indonesia menggunakan induksi mutasi bertujuan untuk perbaikan karakter, morfologi, kualitas biji, ketahanan terhadap cekaman biotik dan lain-lain. Hasil pemuliaan mutasi sepanjang 1982-2021 telah memperoleh 33 varietas padi, 14 varietas kedelai, 3 varietas sorgum, 2 varietas kacang hijau, 1 varietas kacang tanah, 1 varietas gandum, 1 varietas kapas, dan 1 varietas pisang.