PRB : Bina Desa Al Hikmah bersama Biologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
.jpg)
Bina Desa merupakan suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk hidup ditengah masyarakat di luar kampus secara langsung bersama-sama masyarakat. Menjadi salah satu rangkaian dalam Pekan Raya Biologi (PRB) 2023 diharapkan kegiatan ini mampu mengasah soft skill, kerjasama tim, dan kedisiplinan terhadap mahasiswa maupun orang-orang yang terlibat. Kegiatan Bina Desa ini telah dilaksanakan pada tanggal 25-27 Agustus 2023, diikuti oleh 15 relawan panitia Pekan Raya Biologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Hikmah Karangmojo, Gunung Kidul dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berkualitas Unggul, Aktif, Kreatif, Guna Mewujudkan Lingkungan Sehat”.
Tujuan dari Bina Desa yaitu menguatkan masyarakat desa agar tercipta komunitas pedesaan yang unggul, aktif, kreatif, dan sehat, membangun hubungan kepada masyarakat guna memperkenalkan Biologi UIN Sunan Kalijaga kepada masyarakat sekitar, meningkatkan kualitas pendidikan desa melalui kegiatan mentoring dan bimbingan akademik oleh mahasiswa. Selain itu, untuk melatih mahasiswa biologi agar siap turut andil dalam Masyarakat. Bina Desa dimulai pada (Jumat, 25/08/2023) pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh MC Alfyatussyyifa dan Nasywa Az-Zahra, dilanjutkan pembacaan kalam Ilahi oleh Muhammad Fajar. Tak lupa juga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian sambutan oleh ketua panitia kegiatan Bina Desa Elvida Destiana, lalu sambutan wakil ketua HM-PS Biologi 2023 Nur Khabib Fitriansyah, dilanjutkan sambutan Ketua Program Studi Biologi Ibu Najda Rifqiyati S.Si., M.Si., diikuti sambutan pimpinan Pondok Al-Hikmah Bapak Hanung Hizbullah Hamda S.H., M.Pdi. yang diwakili oleh Kepala Sekolah SMP Al-Hikmah Bapak Zuan Alnawawi Chirzin M.Pd. serta dihadiri oleh seluruh dosen Biologi UIN Sunan Kalijaga.
Pada hari pertama (Jumat, 25/08/2023) seluruh kegiatan diisi oleh Narasumber dari Dosen Biologi UIN Sunan Kalijaga. Sekitar 09.30 setelah pembukaan, dimulai dengan dilaksanakannya kegiatan Pengajaran dan Penerapan Composting oleh Ibu Ika Nugraheni Ari Martiwi, S.Si.M.Si. sebagai narasumber. Penerapan dan Pengajaran Composting dilaksanakan dipinggir sungai yang berada disamping SMP, dibantu oleh 8 relawan serta dosen biologi yang turut hadir dan diikuti oleh perwakilan setiap kelas baik dari SMP maupun SMA Al-Hikmah. Composting merupakan langkah untuk mendukung pengubahan sisa bahan organik menjadi pupuk berkualitas tinggi dan mengurangi dampak lingkungan. Seluruh peserta yang hadir secara bersama-sama mengumpulkan sampah organik kering disekitar maupun memotong dedaunan hijau yang sudah disiapkan menjadi potongan kecil yang kemudian dipercikkan dengan air agar berada dalam kondisi yang lembab. Selanjutnya sampah dimasukan ke dalam compost bag secara berseling dengan penambahan EM4 yang dilarutkan dalam air dan disimpan selama kurang lebih 2 bulan dengan pengadukan selama 1-2 minggu sekali. Kegiatan ini berlangsung secara tertib diakhiri dengan sesi tanya jawab dan juga kuis.
Pada waktu yang bersamaan juga dilakukan Praktikum Biologi tentang Isolasi DNA Sederhana yang dipandu oleh Ibu Dian Aruni Kumalawati, M.Sc. dibantu oleh 7 relawan dan dilaksanakan di Laboratorium SMP Al Hikmah. Praktikum dimulai dengan pengarahan oleh Ibu Dian sebagai gambaran awal dan langkah kerja selama melakukan praktikum. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan dibagikan alat bahan yang dibutuhkan untuk Isolasi DNA Sederhana. Setelah dilakukan pemaparan awal terkait dengan praktikum, setiap kelompok akan memulai praktikum dengan di dampingi oleh 1 relawan. Pada praktikum ini menggunakan larutan ionik yang dikumur-kumur sehingga siswa banyak belajar terkait dengan fungsi setiap perlakuan dan pemberian larutan. Isolasi DNA Sederhana kali ini bertujuan untuk membuktikan adanya sel epitel yang tampak sebagai hasil akhir praktikum. Hampir semua kelompok berhasil membuktikan adanya sel epitel tersebut.
Kegiatan selanjutnya dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB secara pararel yaitu Pengajaran dan Penerapan Hidroponik oleh Ibu Satiti Ratnasari M.Sc dan Sosialisasi Edukasi Bahaya Anemia Pada Remaja dengan narasumber Ibu Siti Fatimah, S.Kp.G.MPH. Pengajaran dan Penerapan Hidroponik dilaksanakan di aula pondok, diikuti oleh 8 relawan, Organisasi Santri Al-Hikmah (OSAH), serta sebagian siswa putra. Dalam pengajaran ini dijelaskan mengenai pemanfaatan air untuk menumbuhkan tanaman, dimulai dengan pengenalan hidroponik, macam-macam hidroponik, nutrisi untuk hidroponik, syarat menanam dengan hidroponik serta percobaan sederhana dengan bahan botol plastic 600ml yang diberi kain flannel sebagai sumbu yang penghubung antara air dengan cocopeat. Cocopeat dibagi menjadi beberapa bagian dengan menyesuaikan ukuran botol yang digunakan. Bagian tengah cocopeat diberi cekungan sebagai tempat untuk menumbuhkan bibit yang akan ditanam. Nutrisi yang digunakan ialah nutrisi AB Mix yang mengandung unsur hara sehingga dapat mendukung pertumbuhan tanaman. Seluruh peserta Pengajaran dan Penerapan Hidroponik diberikan kesempatan untuk praktik dengan menanam bibit dan membuat campuran nutrisi. Melalui praktik ini diharapkan peserta dapat menerapkan dan mampu mengelola tanaman hidroponik dengan sederhana di lingkungan pesantren.
Sedangkan kegiatan Sosialisasi Edukasi Bahaya Anemia Pada Remaja dengan narasumber Ibu Siti Fatimah, S.Kp.G.MPH dilaksanakan di Masjid Putri. Dibantu oleh 7 relawan dengan sasaran peserta yaitu seluruh santri putri di pondok pesantren. Anemia memang menjadi masalah yang perlu perhatian besar untuk remaja perempuan. Sehingga dengan adanya materi tentang anemia ini para santriwati dapat lebih waspada dan menambah pengetahuan tentang anemia. Kegiatan ini terdiri dari 2 sesi yaitu, sesi pertama merupakan sesi penyampaian materi oleh narasumber, berisikan tentang bahaya anemia, cara mencegah terjadinya anemia dan bagaimana cara mengobati jika sudah terkena anemia. Setelahnya dilanjutkan sesi tanya jawab. Santriwati terlihat antusias dan aktif, banyak santri yang ingin bertanya namun karena keterbatasan waktu hanya 5 santriwati yang dapat bertanya. Akhir sesi yakni pemberian reward untuk 5 santriwati penanya dan foto dokumentasi. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para peserta mengerti apa itu anemia bagaimana cara mencegah dan mengobatinya.
Kegiatan di hari kedua (Sabtu, 26/8/2023) dimulai pukul 08.00 yang diawali dengan kegiatan mengajar materi Biologi tentang klasifikasi makhluk hidup yang terhimpun dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) untuk siswa kelas 7 SMP Al-Hikmah yang dibagi menjadi 2 kelas dengan menggunakan Kurikulum K13 Edisi Revisi 2017. Kegiatan mengajar dilakukan oleh seluruh relawan dengan menggunakan Media PPT dengan rincian metode penyampaian materi oleh perwakilan relawan kemudian disambung dengan focus group discussion dengan studi kasus dari materi terkait yang didampingi oleh relawan pada setiap kelompok dan ditutup dengan presentasi dari perwakilan setiap kelompok.
Kegiatan selanjutnya di hari kedua adalah sosialisasi menuju Desa Sehat dengan Materi Triad KRR (Tiga Masalah Pokok Kesehatan Reproduksi Remaja) yang dilaksanakan pukul 10.30 – 12. 00 dan Materi PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) yang dilaksanakan pukul 13.00 – 14.30 dengan pemateri Pengurus Aktif HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) Biologi dan bertempat di ruang aula SMP Al-Hikmah. Proses sosialisasi kedua materi berjalan cukup komunikatif dimana terjadi interaksi aktif antara pemateri dengan peserta yang merupakan seluruh santri Pondok Pesantren Al-Hikmah.
Kegiatan terakhir di hari kedua kegiatan Bina Desa diisi dengan Games yang diikuti oleh seluruh santri Pondok Pesanten Al-Hikmah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pukul 15.30 (sehabis Ashar) sampai 17.00 bertempat di Lapangan desa Karangmojo yang kebetulan berjarak cukup dekat dengan lokasi Pondok Pesantren. Kegiatan penutup hari kedua ini berjalan cukup meriah dimana para peserta terlihat dangat menikmati games yang dipandu oleh seluruh relawan dengan 2 jenis games yang berbasis melatih fokus. Hasil dari games tersebut didapatkan 4 pemenang laki-laki dan perempuan.
Pada hari terakhir sekaligus kegiatan terakhir (Minggu, 27/08/2023), pukul 06.00 relawan putri mengikuti kegiatan rutinan santri putri yaitu Senam Pagi di lapangan belakang Laboratorium kemudian dilanjutkan penanaman bibit pada pukul 10.00 oleh seluruh relawan dan juga seluruh santri baik putra maupun putri. Selain itu, juga dibantu oleh Bapak Zuan selaku pemberi arahan terkait lokasi penanaman. Penanaman dilakukan dilahan samping aula dan juga disamping Laboratorium dimana bibit yang ditanamadalah bibit tanaman perindang seperti Ketapang Kencana, Palem, dan Song of India. Selanjutnya pada pukul 13.00 dilakukan penutupan kegiatan Bina Desa bersama pihak pondok dan juga seluruh santri. Kegiatan penutupan ini mencakup serangkaian acara, seperti penyampaian sepatah dua kata dari pihak pondok maupun relawan, penyerahan buku, foto bersama, penyerahan hadiah games serta kesan pesan bersama seluruh santri.
Demikian press release ini kami sampaikan, terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam kesuksesan Kegiatan Bina Desa ini. Kami berharap bahwa sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat akan terus tumbuh, memberikan dampak positif, dan menciptakan perubahan yang berkelanjutan.