Mahasiswa Biologi UIN Sunan Kalijaga Kaji dan Sosialisasikan Kesehatan Sungai Gajah Wong melalui PBL-Abdimas

Yogyakarta, 20 Juli 2026— Mahasiswa Program Studi Biologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, melaksanakan kegiatan Problem Based Learning Terpadu dengan Pengabdian kepada Masyarakat (PBL-Abdimas) di kawasan Bantaran Sungai Gajah Wong dan Embung Bangeran Gajah Wong, Yogyakarta.

Kegiatan ini melibatkan dosen pengampu, mahasiswa, serta masyarakat setempat. Melalui PBL-Abdimas, mahasiswa didorong untuk mengidentifikasi permasalahan lingkungan secara langsung di lapangan, melakukan penelitian, dan merumuskan solusi berdasarkan pendekatan keilmuan.

Pada tahap awal, mahasiswa melakukan pengamatan dan penelitian terhadap kondisi lingkungan di kawasan Sungai Gajah Wong dan Embung Bangeran Gajah Wong. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang menghubungkan teori ekologi akuatik dengan persoalan lingkungan yang dijumpai dalam kehidupan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan sarasehan dan sosialisasi hasil penelitian mahasiswa yang mengangkat dua tema utama, yaitu fungsi tumbuhan riparian dan pemantauan kualitas air. Sarasehan tersebut diselenggarakan di Pendopo Embung Bangeran, Yogyakarta, serta dihadiri oleh dosen Program Studi Biologi, mahasiswa, dan masyarakat setempat.

Pembahasan mengenai fungsi tumbuhan riparian memberikan perhatian pada peran vegetasi di sepanjang tepian sungai dalam mendukung keseimbangan ekosistem perairan. Sementara itu, pemantauan kualitas air menjadi bagian penting dalam memahami kondisi lingkungan perairan dan mendukung upaya pengelolaan ekosistem secara berkelanjutan.

Koordinator kegiatan, Dr. Eka Sulistiyowati, menjelaskan bahwa PBL-Abdimas diharapkan dapat mendekatkan riset mahasiswa dengan permasalahan nyata di lingkungan sekitar. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga mengembangkan kepekaan sosial dan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan.

Masyarakat di kawasan Sungai Gajah Wong dan Embung Bangeran Gajah Wong menyambut positif kegiatan tersebut. Dalam sarasehan, Ibu Atik Rochayati selaku perwakilan masyarakat yang hadir dan ikut berdiskusi menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan. Masyarakat juga berharap pihak kampus dapat turut mengawal pengelolaan kualitas ekosistem perairan demi keberlanjutan lingkungan dan kehidupan bersama.

Selain menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, PBL-Abdimas menghasilkan produk-produk penelitian berbasis riset yang didiseminasikan secara langsung kepada masyarakat. Penyampaian hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi dan masyarakat serta memberikan manfaat bagi pengelolaan ekosistem perairan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Biologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menunjukkan peran perguruan tinggi dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan sungai, kualitas air, serta pelestarian lingkungan.

PBL-Abdimas tidak hanya menjadi pengalaman belajar berbasis masalah bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk membangun kesadaran bersama bahwa kelestarian ekosistem perairan membutuhkan perhatian dan tanggung jawab semua pihak.